Mahkluk Cendikiawan
hari demi hari, manusia-manusia
semakin aneh
bulan-bulan dijadikan tempat
pengharapan
padahal hasilnya tentu saja
kesia-siaan
berbondong-bondong menulis hajat
di setiap awal bulan
berharap semuanya terwujud
menjadi kenyataan
akhir-akhir mereka malah
mendapat kekecewaan
karena tak berjalan sesuai dengan
pengharapan
seonggok tulang belulang terlalu
lompong jika diartikan makhluk
cendikiawan
berharap dengan yang
jelas-jelas bukan tuhan
-erwanekas

Komentar
Posting Komentar