Membawa Harapan

   Ada anak yang kini sedang berusaha sekuat tenaga agar bisa meraih mimpinya. Di atas banyak keraguan orang lain, ia tetap berjalan meskipun perlahan.

  Banyak yang tidak yakin ia bisa, tapi tak sekalipun ia menghentikan langkahnya sebab ia tahu, harapan yang ia bawa bukan hanya sekedar harapan dirinya sendiri. Tapi juga harapan kedua orang tuanya.

  Sesekali ia memeluk dirinya sendiri meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja. Karena ia yakin bahwa tuhan tak akan biarkan setiap doa berlalu tanpa hadiah indah yang menjadi nyata.

  Segala luka yang menggores dirinya ia sembuhkan sendiri dan ia tutupi dengan senyuman. Ia tak mau orang tuanya tahu, bahwa ia juga bisa rapuh.

  Ia tak mau dunia menilai dirinya lemah. Walaupun ia tahu, ia tak bisa membohongi tuhannya.

 erwanekas



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Gigs yang Membantu Membuka Pintu Lama yang Tertutup

Tapi Rumah Hanya Kata Benda

Tak Kurang Tak Lebihny Ku Damai