Sebatas Diperlukan




aku pernah menemukan satu hari yang mana duduk disampingmu adalah tenang, seperti merasa pulang dan menemukan rumah untuk singgah. kamu menjaga ketakutanku, kamu menjaga kekhawatiranku.

aku akan tetap bersyukur karena pernah diberi kesempatan mengenalmu. pernah menjadi alasanmu tertawa, pernah menjadi pendengar cerita-ceritamu  walau cerita yang membuat dadaku merasa sesak, setidaknya aku sempat menjadi sesuatu dihidupmu meski hanya sebatas diperlukan, bukan dipelukan.

semuanya pasti akan mengecewakan pada waktunya, datang karena hanya sepi dan pergi karena sudah tidak sehati. ternyata orang datang dan pergi itu benar adanya, semuanya akan meninggalkan pada waktunya dan seharusnya dari awal semacam basa-basi sudah cukup diakhiri dengan sadar diri bukan malah mengejar yang tidak pasti.


erwanekas






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Gigs yang Membantu Membuka Pintu Lama yang Tertutup

Tapi Rumah Hanya Kata Benda

Tak Kurang Tak Lebihny Ku Damai