semua aku dirayakan—oleh aku.



aku cuma tersenyum saat berpikir tentang lagu “semua aku di rayakan.” apa iya ada yang merayakan aku? aku sedikit tidak percaya, sampai aku sadar bahwa aku selalu dirayakan setiap harinya, oleh aku


tanganku selalu menjadi tangan pertama yang menghapus air mata setelah menangis. kaki ku adalah kaki yang selalu membawa ketempat kopi kesukaanku, mataku adalah mata yang selalu tahu selera buku kesukaanku 


lenganku mungkin terlalu pendek untuk memeluk aku, tapi lenganku selalu terbuka dan memelukku kapan saja aku maunafasku adalah nafas yang menarik udara menenangkan aku, telingaku selalu menjadi telinga pertama yang mendengar keluhanku


aku akan membelikan kopi dan kretek diseluruh dunia untuk mengembalikan senyumankusetiap harinya, aku akan dirayakan oleh aku





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Gigs yang Membantu Membuka Pintu Lama yang Tertutup

Tapi Rumah Hanya Kata Benda

Tak Kurang Tak Lebihny Ku Damai