Pesan Untukmu
Apa yang aku bilang ini mungkin terdengar terlalu naif sekaligus munafik. Jadi, kau bisa menghardik atau menoyor kepalaku.
Tenang, aku tak akan marah.
Dan ini untukmu, orang yang sempat ku beri tanda love di kontak ponselku.
…..
Aku peduli padamu.
Tolong itu digaris-bawahi dulu. Aku sempat khawatir saat beberapa storymu. Bukan saat kau sedang hepi-hepi ya.
Tapi saat kau didekati laki-laki lain, aku takut kau lagi-lagi salah pilih pasangan.
Ya, aku tahu, aku juga salah satu penyumbang kesalahan terbesar dihidupmu.
Tapi…
Why is it so hard to say?
Aku tahu, diluar sana banyak sekali yang mengincarmu. Aku tahu banyak lelaki yang ingin masuk ke 24 jam waktumu.
Yang aku belum tahu, bahkan mungkin kamu, adalah niatnya. Kau bisa saja menjadi pelampiasan atau tempat singgah.
Kalau sobat Gen-Z bilang : dighosting
Dan kita selalu gak mau itu terjadi kan?
karna aku cukup mengenalmu, maka izinkan aku berpesan: Saat ada yang mendekatimu, ingatlah selalu kebrengsekanku. Ingatlah selalu pada banyak hal tentang aku yang mengecewakanmu. Ingat selalu wajahku.
Dengan cara itu,
kau menjadi lebih bisa hati-hati, kau bisa punya waktu lebih banyak untuk menilai lelaki itu secara sadar dan serius.
Sekali lagi.
Jangan buru-buru.
Kau sedang rentan.
Ku harap kau tak membalasku dengan “kalo peduli kenapa dibiarin? kenapa gak dijagain? Sekarang malah sok-sok an peduli, Tai!”
Ya aku akan selalu salah sampe kiamat.
Tapi ingat.
Aku cuma berpesan. Kau bisa menerimanya, kau juga bisa membuangnya.
kau punya hak prerogratif atas dirimu sendiri, jadi… Semoga kamu, selalu terlindungi

Komentar
Posting Komentar